Perintah dasar CLI linux yang wajib kita tahu Bagian 2

October 14, 2022

BELAJARLINUX.info - Tulisan ini adalah lanjutan dari seri perintah dasar CLI Bagian 1

16. du command

du merupakan perintah dasar Linux yang berfungsi untuk mengecek seberapa banyak space yang digunakan oleh suatu file atau direktori. Hanya saja, untuk format ringkasan, penggunaan disk yang ditampilkan berupa nomor blok disk alih-alih format ukuran pada umumnya. Jika ingin melihat jumlah penggunaan disk dalam satuan byte, kilobyte, dan megabyte, tambahkan argumen -h ke baris perintah.

17. head command

Perintah head digunakan untuk melihat baris pertama dari semua file teks. Secara default, perintah ini akan menampilkan sepuluh baris pertama. Namun, jumlah baris tersebut dapat diubah sesuai keinginan Anda. Misalnya, jika Anda hanya ingin menampilkan lima baris pertama, ketik head -n 5 filename.ext

18. tail command

Perintah tail memiliki fungsi yang sama dengan perintah head. Hanya saja, alih-alih baris pertama, perintah tail akan menampilkan sepuluh baris terakhir dari suatu file. Misalnya, tail -n filename.ext

19. diff command

diff adalah perintah dasar Linux yang membandingkan konten atau isi dua file berdasarkan baris demi baris. Setelah menganalisis file, perintah ini akan menghasilkan output berupa line atau baris yang tidak cocok. Programmer sering menggunakan command ini ketika mereka perlu membuat perubahan program, alih-alih menulis kembali semua kode source.

Format paling sederhana dari command dasar Linux ini adalah diff file1.ext file2.ext

20. tar command

tar merupakan perintah Linux yang paling banyak digunakan untuk mengarsipkan banyak file ke dalam tarball – format file Linux yang serupa dengan format zip, di mana tindakan kompresi bersifat opsional.

Perintah dasar sistem operasi Linux ini cukup kompleks dengan daftar fungsi yang panjang, seperti menambahkan file baru ke arsip yang sudah ada, membuat daftar konten suatu arsip, mengekstrak konten dari arsip, dan masih banyak lagi. Anda dapat membuat kompresi .tar untuk file dan direktori. Contoh arsipnya adalah sebagai berikut

tar -cvf sampleArchive.tar /home/sampleArchive

Command tar juga dapat digunakan untuk mengekstrak file. Command di bawah ini akan mengekstrak file yang ada di dalam direktori saat ini

tar -cvf sampleArchive.tar /home/sampleArchive

Jika Anda ingin mengekstrak file ke direktori yang berbeda, gunakan opsi -C. Salah satu contohnya seperti di bawah ini

tar -xvf sampleArchive.tar -C /home/ExtractedFiles/

21. chmod command

chmod adalah perintah dasar Linux lainnya yang digunakan untuk membaca, menulis, dan menjalankan permission (hak akses) file dan direktori. Karena perintah ini cukup sulit, maka saya buatkan tutorial khusus untuk chmod command.

22. chown command

Pada sistem operasi Linux, semua file dimiliki oleh user khusus. Sebagai perintah dasar pada Linux, chown memungkinkan Anda untuk mengubah atau mentransfer kepemilikan file ke username khusus atau yang spesifik. Misalnya, chown linuxuser2 file.ext akan menentukan linuxuser2 sebagai pemilik file.ext.

23. kill command

Jika tidak ada program yang responsif, Anda bisa mematikannya secara manual dengan menggunakan command dasar Linux kill. Perintah ini akan mengirimkan sinyal tertentu ke aplikasi yang bermasalah dan memberi instruksi kepada aplikasi tersebut untuk berakhir atau mati dengan sendirinya.

Totalnya ada 64 sinyal yang dapat digunakan, tapi biasanya orang-orang hanya menggunakan dua sinyal, yakni:

  • SIGTERM (15) – meminta program untuk berhenti bekerja dan memberikannya waktu untuk menyimpan semua progress. Jika tidak ada sinyal khusus yang ditentukan ketika memasukkan perintah kill, sinyal inilah yang akan digunakan.
  • SIGKILL (9) – memaksa program untuk berhenti bekerja saat itu juga. Progressyang tidak tersimpan akan hilang.

Selain sinyal, Anda juga harus tahu nomor identifikasi proses (process identification number – PID) dari sebuah program yang hendak dihentikan (kill). Jika tidak tahu PID-nya, Anda bisa menjalankan command ps ux

Setelah mengetahui sinyal yang ingin digunakan dan PID program, masukkan syntax ini: kill [signal option] PID

24. ping command

Command ping berfungsi untuk mengecek status konektivitas ke server. Misalnya, dengan menambahkan ping google.com, command akan mengecek apakah Anda sudah terhubung ke Google atau belum dan juga mengukur waktu respons.

25. wget command

Perintah dasar Linux ini sangat berguna – Anda bahkan bisa mengunduh file dari internet dengan bantuan command wget. Anda hanya perlu mengetikkan wget yang diikuti dengan link unduhan.

26. uname command

uname, akronim dari Unix Name, adalah perintah dasar sistem operasi Linux yang akan mencetak informasi lengkap mengenai sistem Linux, misalnya nama mesin, sistem operasi, kernel, dan lain-lain.

27. top command

Sebagai terminal yang setara dengan Task Manager di Windows, command top akan menampilkan daftar proses yang sedang berlangsung dan seberapa banyak ruang CPU yang digunakan oleh tiap proses tersebut. Melakukan pengawasan terhadap penggunaan resource sistem sangatlah disarankan, terutama ketika Anda harus mencari tahu mana proses yang perlu dimatikan karena terlalu banyak menggunakan resource.

28. history command

Kalau sudah lihai menggunakan Linux, Anda bisa menjalankan ratusan command atau perintah setiap hari. Misalnya, penggunaan command history untuk mengecek kembali (review) command yang sudah ditambahkan sebelumnya.

29. man command

Bingung dengan fungsi dari command Linux tertentu? Untuk mempelajarinya langsung dari shell Linux, Anda bisa menggunakan command man. Sebagai contoh, dengan menambahkan perintah man tail, Anda akan disodorkan instruksi manual dari perintah tail.

30. echo command

Perintah dasar Linux ini digunakan untuk memindahkan beberapa data ke dalam satu file. Misalnya, jika ingin menambahkan teks, “Hello, my name is John” ke file yang bernama name.txt, yang perlu diketik adalah echo Hello, my name is John » name.txt.

31. zip, unzip command

Gunakan perintah zip untuk meng-compress file ke arsip zip dan perintah unzip untuk mengekstrak file zip ke arsip zip.

32. hostname command

hostname merupakan perintah dasar pada Linux yang dapat Anda gunakan jika ingin mengetahui nama host/network. Dengan menambahkan -I di akhir command, alamat IP jaringan akan ditampilkan.

34. useradd, userdel command

Linux adalah sistem multi-user, dan ini berarti ada banyak orang yang bisa berinteraksi di dalam satu sistem yang sama pada waktu bersamaan. useradd adalah perintah dasar Linux yang digunakan untuk membuat user baru, sedangkan passwd untuk menambahkan password ke akun user tersebut. Untuk menambahkan user bernama John, misalnya, cukup ketikkan useradd john dan passwd 12345678 untuk menambahkan passwordnya. Cara menghapus user sama dengan menambahkan user. Untuk menghapus akun user, ketik userdel username